Diawali dengan rasa yang mulai kurang nyaman pada kedua mata terutama rasa sangat pegal / lelah pada kedua mata sampai-sampai untuk mengurangi rasa pegal, mengkonsumsi vitamin A dengan kandungan 25000 iu (sebotol saya habiskan lumayan sih efeknya) dan terkadang mengkompres mata dengan kapas air dingin setelah melepas soft lense setelah pulang beraktivitas di malam hari sambil merenung bagaimana menjaga mata ini tetap sehat sementara menyadari usia sudah menginjak masa dewasa menua, hahahaha.
Sambil berdoa, dan terbersit hal positif dalam pikiran untuk mencoba mencari informasi lebih di internet ...yang kemudian membawa saya menemukan informasi tentang RGP (Rigid Gas Permeable) lens, dan terus.terus membaca link demi link terkait dan akhirnya terfokus pada tulisan di blog http://www.helenchandra.com/2011/10/rgppahlawan-mataku.html (thanks). dan tentu saja blog-blog lainnya juga dan situs-situs resmi optik terkemuka sehingga saya membulatkan tekad, dan akhirnya bertanya kepada seorang teman yang dulu bekerja di KMN Nusantara, yang memberikan referensi dlsb, singkat kata saya bulan February 2017 ke KMN Lebak Bulus, memeriksakan mata pada paket sebesar Rp 500.000,- ke dokter mata. Dan akhirnya fitting, trial hard lens -4 30 menit (terasa nyaman banget karena tipis), belajar memasang dan melepasnya dari mata, proses indent, menunggu, dan saya mulai memakai rutin lensa keras ini pada mata di tanggal 23 Mei 2017 sampai saya mulai menulis blog ini tanggal 31 Mei 2017.
Di blog ini, saya akan sharing dan semoga bermanfaat untuk teman-teman, dan dapat menginspirasi teman-teman dan kita bisa sharing bersama-sama juga sebagai sesama penderitaan.
Saya dari kelas SD itu sudah -3 akibat kurang sadar akan pentingnya mata (sering membaca di waktu sinar kurang dan nonton terlalu dekat di depan TV). minus bertambah terus sampai duduk di bangku kelas 2 SMA akhirnya memutuskan untuk memakai soft lense -8 dan terakhir pada jenjang kuliah, memakai -13 dengan cylinder 2.5 (toriq) indent 1 bulan (flex lens) yang saya peroleh dan membelinya setiap tahun di optik langganan saya (sering kali tidak saya lepas sewaktu tidur) sampai akhirnya sekarang saya putuskan mengganti soft lense dengan RGP lens. Total pengalaman saya dengan alat bantu melihat: 9 tahun kacamata, 24 tahun soft lense (frekuensi terus-terusan dan sering dipakai waktu tidur) dan sangat jarang berkacamata.
Pernah memeriksakan mata untuk lasik pada tahun 2012, namun retina mata saya sudah tipis sehingga apabila dilasik tetap akan tertinggal -10, so useless.
Day-1 : saya dengan pede nya merasa ini sangat mudah, saya sudah bisa memasang dengan mudah, melepas dengan mudah tanpa alat bantu , dengan cara memelototkan mata, menarik pelipis dekat mata sampai mata sipit dan menggeser bola mata kita ke arah ujung pelipis dan holah terlepas lah hard lens itu bisa sampai melompat (hati2 banget nih yaaa buat teman2 yang tidak berani, resiko jatuhnya sangat tinggi--high risk)... selama 3 jam, halaaah ternyata sakit banget kayak mata aku tertusuk dan merah aja (ngga banget sih) menurut info petugas di optik karena lensa saya tebal. pada saat ini saya hanya membawa pulang starter kit aja (isinya kotak lensa untuk L/R, kotak lensa untuk tempat mencuci 2minggu an, progent A/B dan Menicare Plus).
Alhasil saya bertahan dengan pemakaian 3 jam (dianjurkan hari pertama 3 jam). dan sangat lega sekali setelah melepasnya. mata langsung ga merah lagi. terutama sebelah kanan sangat sakit.
Day-2 : bertahan pemakaian 4 jam. saya ke optik dekat kantor beli Rohto Cube, dan diteteskan ke mata sambil berdoa. mata masih merah dan seperti tertusuk
Day-3 : pemakaian 5 jam. Thanks God tanggal merah hari besar. kondisi mata dengan hard lens sama.
Day-4 : pemakaian 6 jam. Hari ini saya panic dan udah mulai pengen give up. chat ke otometris nya , disuruh tetes lg mungkin mata nya kering.
Day-5 : pemakaian 7 jam hore hari sabtu, saya pakai ke Mall, masih merah, mengendarai motor pelan-pelan,
Day 6 : pemakaian dari pagi sampai sore 8 jam, di rumah saja hari Minggu saya bawa tidur siang sebentar lumayan ga terlalu terasa sakit ketika dipejamkan.
Day 7 : hari ini ada kuliah sore. terus pakai sampai malam walau masih sakit tertusuk (sudah berkurang) terutama yg kanan..merah paksa pakai sambil tetes2 mata.
Day 8 : rasa sakit udah berkurang lagi. sedikit merah. akibat terlalu kering nih mata sampai rgp lens nya keluar sendiri dalam keadaan kering.
Day 9 : agak merah .. tetes rohto trus. makin berkurang sakit tertusuk nyaa. baru mulai nyaman.dan baru berasa kalo mata kanan saya memang kering banget.
Day 10: sudah lebih nyaman lagiiii.... asyikkkk msh ngeganjal merah sedikittt aja
Day 11: wow, better.
Day 1-9 ga enak nya sakit tertusuk dan merah. enaknya merasa ada angin yg melewati mata seperti matanya bernafas dibandingkan dengan memakai softlens. pemakaian softlense dalam jangka waktu 24 tahun bikin mata ku kering banget. Puji Tuhan Alhamdulilah mata saya masih sehat dan masih bisa menggunakan rgp.
Day 10-dst udah mulai enak walau masih mengganjal di beberapa bagian mata berasa ga enak.
all I wanna say is when you start wearing rgp as a better option than soft lense, just continue wearing them and never give up. when it hurts, think about the better future for your eyes.
Day 9 : agak merah .. tetes rohto trus. makin berkurang sakit tertusuk nyaa. baru mulai nyaman.dan baru berasa kalo mata kanan saya memang kering banget.
Day 10: sudah lebih nyaman lagiiii.... asyikkkk msh ngeganjal merah sedikittt aja
Day 11: wow, better.
Day 1-9 ga enak nya sakit tertusuk dan merah. enaknya merasa ada angin yg melewati mata seperti matanya bernafas dibandingkan dengan memakai softlens. pemakaian softlense dalam jangka waktu 24 tahun bikin mata ku kering banget. Puji Tuhan Alhamdulilah mata saya masih sehat dan masih bisa menggunakan rgp.
Day 10-dst udah mulai enak walau masih mengganjal di beberapa bagian mata berasa ga enak.
all I wanna say is when you start wearing rgp as a better option than soft lense, just continue wearing them and never give up. when it hurts, think about the better future for your eyes.
Komentar
Posting Komentar